Showing posts with label Jeda Rodja. Show all posts
Showing posts with label Jeda Rodja. Show all posts

Thursday, 16 October 2014

Keutamaan ilmu


Allah Suhabanhu wa ta’ala berfirman:

 يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ اَمَنُوْا مِنْكُمْ وَ الَّذِيْنَ اُوْتُوْا الْعِلْمَ دَرَجَتٍ وَ اللهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
(Al-Mujadilah; 11)

Orang yang menuntut ilmu adalah orang yang dimuliakan oleh Allah subhanu wa Ta’ala dan akan diangkat derajatnya oleh Allah Ta’ala. 

Untuk bisa menjadikan diri kita sebagai orang-orang yang berilmu ya kita harus belajar, ga mungkin orang itu lahir dalam keadaan berilmu, ga mungkin.

ان الانسان لم يولد عالما
Innal insana lam yuu ladi ‘aaliman
Sesungguhnya manusia tidak dilahirkan dalam keadaan berilmu, ini perkataan seorang sahabat. 

Semua manusia lahir dalam keadaan jahil, dalam keadaan bodoh, dalam keadaan tidak tahu apa-apa, kemudian Allah memberikan ilmu kepada mereka. 
Untuk mendapatkan ilmu itu harus belajar.

Ilmu yang dimaksud qala Allah, qala Rasul wa qala Sahabah. Ilmu yang dimaksud adalah apa yang Allah katakan, apa yang rasul katakan kemudian dijelaskan oleh para sahabat.
Ini yang kita kenal dengan al-manhaj, cara bersikap beragama yang benar yang kita ambil dari orang-orang yang terdahulu (generasi terbaik dari umat ini) yang masuk dalam firman Allah, bahkan kepada mereka pertama kali Allah berfirman:

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ
kuntum khairan ummatin ukhrijat linnaas
"Kamulah sebaik-baik manusia yang Allah bangkitkan, sebaik-baik umat yang Allah bangkitkan, keluarkan, untuk manusia."
(Ali Imran; 110)
Para sahabat ridhwaanullaah 'alaihim jamii'an adalah generasi terbaik dari umat ini.


Dan Nabi menyambut orang-orang yang belajar ilmu syar’ i marhaban bi tholibil ilmi, selamat datang bagi orang-orang yang datang untuk menuntut ilmu syar’i.
Dan orang yang menuntut ilmu syar’i  Allah akan mudahkan jalannya ke surga kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًايَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا,سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّة
wa man salaka thariiqaan yaltamisu fiihi 'ilmaan, sahalallahu lahu thariqaan ilal Jannah
Barangsiapa yang berjalan untuk  menuntut ilmu, Allah akan mudahkan jalannya ke surga.
Hadits ini shahih di riwayatkan oleh Imam Muslim.


Source: Jeda Rodja - Keutamaan ilmu

Saturday, 11 October 2014

Taman-Taman Kematian


Awal kehidupan manusia..
Engkau menangis
Lalu semua perbuatanmu ditulis,
Dalam catatan amalan dan akhirnya catatan itupun ditutup
Engkaupun pergi menuju akhir dari kehidupan duniamu


Taman-taman kematian...
Tantangan tebesar, Allah menantang semua manusia dengannya
Mereka semua tak berdaya menghadapi tantangan dzat yang Maha Perkasa..


      قُلۡ فَادۡرَءُوۡا عَنۡ اَنۡفُسِكُمُ الۡمَوۡتَ اِنۡ كُنۡتُمۡ صٰدِقِيۡنَ‏

"Katakanlah: "Tolaklah kematian itu dari dirimu, jika kamu orang-orang yang benar".
(Ali Imran: 168)

Kematian adalah pintu dan semua orang akan memasukinya...
Apakah seseorang akan berada di surga ?


إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ
فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِندَ مَلِيكٍ مُّقْتَدِرٍ
"Sesungguhnya orang-orang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai, di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Berkuasa."
(Al Qamar: 54-55)


Ataukah dia berada di neraka ?

إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي ضَلالٍ وَسُعُرٍ
يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا مَسَّ سَقَرَ

"Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka. (Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka): 'Rasakanlah sentuhan api neraka'."
(Al Qamar: 47-48)

Disana ada orang-orang yang bergembira dengan kedatangannya
Mereka adalah kaum yang yakin tidak ada tempat lari dari kematian
Merekapun datang menyambutnya, sebelum kematian itu datang menjemput mereka..
Mereka gembira bertemu dengan Allah, maka Allah pun gembira bertemu dengan mereka..
Mereka tukar kehidupan dunia yang fana dengan jihad di jalanNya

Maka, apakah balasannya?



وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا ۚ بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ



"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki."
(Ali Imran: 169)

Taman-taman kematian...
Akan tetapi, disana ada pemandangan lain
Mereka adalah ahli maksiat dan kezhaliman yang menghabiskan waktu dengan kesia-siaan
Kesenangan dunia telah melalaikan mereka
Tidak ada yang menunggu mereka selain adzab dan sengsara disebabkan jauhnya mereka dari dzikir kepada Allah


يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِ يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَا

"Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul".
(Al-Ahzab: 66)

Dimanakah orang-orang yang dulu pernah tinggal di dunia?
Bukankah mereka sedang berada disebuah liang sendirian?
Bukankah mereka sedang berada disebuah bilik kegelapan?
Bukankah mereka sedang terkubur tanah yang dipadatkan?
Benar.. mereka telah pergi, dan kitapun akan mengikuti. 
Sungguh, dia akan memanggil kita...
Sebagaimana dia telah memanggil mereka...

Dialah.. Taman-taman kematian...

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati, Kami mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami."
(Al Anbiyaa: 35)



Source: Jeda Rodja Taman-Taman Kematian

Tuesday, 7 October 2014

Jaga Lisan - Berkatalah Yang Baik atau Diam


Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan RasulNya, hendaklah ia berkata baik atau diam.
من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت
Man kaana yu'minu billahi wal yaumil akhir fal yaqul khairan aw liyashmut...

Seorang yang beriman kepada Allah ketika ia berucap ia berpikir apakah ucapannya akan bermanfaat.

Berkata Abdullaah bin Abbas:
Qul khayran taghnam awiskut 'an syarrin taslam wa illa fa'lam annaka satandam..
Katakan yang baik kamu akan mendapatkan pahalanya, atau diam dari yang buruk kamu akan selamat, kalau tidak kamu akan mnyesal.
Kita akan mnyesal atas seluruh ucapan yang keluar dari lisan yang tidak baik. Kita akan menyesal baik di dunia ataupun di akhirat.

Rasul kita yang mulia shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
 ان العبد ليتكلم بكلمة من سخط الله لا يلقي بها بالا يهوي به في نارجهنم سبعين خريفا
Innal 'abda layatakallam bi kalimatin min sakhathillaah laa yulqii bihaa baa lan yahwii bih fii naari jahannama sab'iina khariifaa..
Seorang hamba berucap dari kata-kata yang dianggap remeh, kata-kata yang dimurkai oleh Allah, akibat kata-kata itu ia masuk ke dalam api neraka sejauh 70 tahun.

Betapa banyaknya manusia yang lisannya membuat manusia bertengkar..
Betapa banyaknya orang yang lisannya membuat dirinya di la'nat oleh orang tuanya..
Betapa banyaknya manusia yang lisannya membuat dia dimusuhi oleh seluruh manusia..
Betapa banyak manusia yang lisannya ditakuti orang..
Dan ini bukanlah sifat seorang muslim, ini bukanlah sifat seorang muslimah..

Yang paling banyak memasukkan orang ke neraka adalah lisan, mengapa? karena lisan itu mencakup perbuatan syirik, perbuatan sihir, perkataan atas agama tanpa ilmu, ‘mengadu domba’, ghibah dan lain sebagainya.

Kalau anda saudaraku saudariku kaum muslimin dan muslimat tahu bahwa ada orang yang menghindar dari diri anda karena takut lisan anda yang tajam, maka segeralah bertaubat.
Karena sifat orang muslim yang sesungguhnya adalah yang lisannya tidak melukai orang lain.
الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
Al muslimu man salimal muslimuuna min lisaanihi wa yadih
Orang muslim itu adalah orang yang selamat orang lain dari kejahatan lisannya dan tangannya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu ámalan-ámalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu, dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.
(Al Ahzab: 70-71)

Source: Jeda Rodja - Jaga Lisan

***

Special thanks to my bessst friend and besstt unbiological sister, Umm Ahla Al Banjariyyah yang sangat membantu saya menulis postingan kali ini :* :')
Jazahallahu khayran wa barakalallahu fihaa

Sunday, 5 October 2014

Untukmu Ukhti Muslimah..


يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا 

Wahai saudari muslimah, siapakah yang menyuruhmu untuk berjilbab?

Untukmu ukhti muslimah...
Kemana akan kau bawa dirimu?
Kepada gemerlapnya dunia?
Kemilaunya harta?
Atau kepada ketampanan seorang pria?
Walaupun kau harus membuka hijabmu untuk mendapatkan semua yang kau inginkan, maka kehinaan yang akan kau dapatkan..

Wahai saudari muslimah, siapakah yang menyuruhmu untuk berhijab?

Untukmu ukhti muslimah...
Kemana akan kau bawa dirimu?
Kepada kemuliaan jiwa?
Kepada keridhaan Sang Pencipta?
Atau mulianya menjadi bidadari surga?
Walaupun hinaan dan cacian yang harus kau terima
Demi untuk menjaga hijab yang telah disyari'atkan oleh agama, maka kebahagiaan yang akan kau dapatkan..

Katakan tidak pada gemerlapnya dunia, jika hijabmu harus terlepas karenanya...
Katakan tidak pada kemilaunya harta, jika hijabmu harus menjadi tebusannya...
Karena hijabmu adalah benteng kemuliaan dirimu...

**

Bahwasanya yang menyuruh untuk berjilbab, yang menyuruh untuk berbusana muslimah, yang menyuruh adalah Allah dan RasulNya. Dan konsekuensi kita sebagai seorang muslim atau sebagai seorang muslimah adalah wajib taat kepada Allah, karena Allah yang menciptakan kita, Allah yang memberikan rizqi kepada kita, Allah yang memberikan segalanya kepada kita.
Alqur'an memerintahkan untuk berjilbab, Allah yang menciptakan kita yang menyuruh kita untuk berjilbab.

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا 

"Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anakmu dan wanita-wanita kaum muslimin agar mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Al-Ahzab: 59)

Tiap wanita tidak ada udzur untuk tidak memakai busana muslimah...

~Jeda Radio Rodja~

**

Download audio Mp3 nya di link berikut ini:

Al Maut


Siapa diantara kita yang tidak akan ditimpa oleh kematian..

Ia tidak memiliki teman
Jika ia datang, maka berakhirlah segala sesuatu
Ia tidak memiliki tempat
Seluruh alam ini adalah tempatnya
Kita tidak akan bisa berlari ataupun bersembunyi darinya,
Walaupun kita berada dalam benteng yang sangat kokoh..

Ia tidak memiliki waktu
Ia terus bekerja sepanjang hari, sepanjang masa..
Ia tidak menunggu seorangpun
Akan tetapi kita semua yang menunggunya..
Ia adalah penghancur angan
Penghancur keinginan
Penghancur impian
Ia adalah akhir fase pertama manusia
Ia adalah kematian..


كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِ‌ۖ ثُمَّ إِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ

Hiduplah sesuka hatimu
Tumpahkan dan hamburkan kesenangan demi kesenangan untuk memuaskan nafsumu
Katakan semaumu tentang islam, orang-orang shalih, keta’atan dan kebaikan..
Bergembiralah dan tertawalah sepuas-puasmu kepada dunia..
Kelak pada akhirnya, engkau juga akan meregang ditengah sakaratul maut..
Dan entah kapan, itu pasti akan menimpamu
Lalu engkau mati..

Saat itu..
Malaikat maut tepat berada diatas kepalamu
Hatimu bergetar
Nyawamu meregang
Mulutmu terkunci
Anggota badanmu melemas
Lehermu berkeringat
Matamu terbelalak
Pintu taubat sudah tertutup
Orang-orang disekitarmu menangis
Sedangkan kamu sendiri mengerang melawan sakit
Lalu nyawamu diangkat ke langit

Sebelum semua itu terjadi
Sebelum semuanya terlambat


Selamatkanlah dirimu..

كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِ‌ۖ ثُمَّ إِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ

~Jeda Radio Rodja~

**

Silakan download audio Mp3 nya pada link berikut:


Click here to watch this video